Alomampa Sumenep #Part1

06.22

Haih…gak kerasa deh ternyata udah 2 bulan ya hiatus gak nge-blog :( *merasa berdosa* *nangis di pelukan kyuhyun*. Jadi mumpung sekarang udah mulai ngeblog lagi, pengen cerita pengalaman jalan-jalan atau alomampa (bahasa Madura) ke Sumenep, Madura kemarin bareng teman-teman Blogger.

Dulu pernah nulis sedikit tentang Pulau Madura yang aku dapat dari pembekalan KKN. Tapi kalau dengar kata Madura, apasih yang pertama kali muncul di benak kamu? Sate Madura? Karapan Sapi, lomba pacuan sapi yang ditunggangi oleh joki yang masih anak-anak? Atau Carok? Budaya Madura yang unik tapi cenderung dianggap "keras". Seingatku, dulu ada salah satu stasiun TV yang menayangkan FTV yang bercerita tentang Carok. Mungkin sudah banyak yang nonton ya. Selanjutnya bukan tidak mungkin jika ada stasiun TV yang akan membuat tayangan FTV atau acara lain untuk menceritakan tentang Karapan Sapi.




Sumenep terletak di paling ujung timur Pulau Madura. Artinya, kalau menyebrang ke Pulau Madura dari Kota Surabaya, Kabupaten Sumenep ini letaknya paling jauh. Setidaknya sebelumnya harus melewati Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang dan Kabupaten Pamekasan terlebih dahulu. Jika ingin ke Sumenep dari Surabaya gampang kok. Bisa dengan naik Bus Akas dari Terminal Purabaya (Bungurasih) Surabaya dengan membayar tiket bus sebesar Rp 53.000,- (PATAS). Bus ini menyebrang ke Pulau Madura melalui Jembatan Suramadu, dengan lama perjalanan kira-kira sekitar 5 jam dari Terminal Purabaya hingga ke Terminal Sumenep.



Ibarat kata, “Bersusah-susah dahulu bersenang-senang kemudian”, maka setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh, sampai di Sumenep kita bisa bersenang-senang dengan menikmati banyak tempat wisatanya. Semua lelah perjalanan, akan terbayar dengan wisata yang memuaskan. Karena ada banyak tempat wisata di Sumenep yang recommend untuk dikunjungi. Seperti Taman Bunga (alun-alun) Sumenep yang bersebrangan dengan Masjid Jami' Sumenep. Pantai Lombang dan Pantai Selopeng yang banyak di kenal karena keindahan pantainya.


Suasana salah satu sisi Taman Bunga Sumenep










Ada juga Pulau Gili Labak yang pemandangan bawah lautnya begitu cantik. Jika ingin berwisata selain laut, tak perlu khawatir. Karena di Sumenep juga ada Desa Wisata Sema’an yang terkenal dengan Batu Cennengnya (batu yang bisa mengeluarkan suara berbeda dengan batu biasa jika dipukul). Bisa juga mengunjungi tempat bersejarah seperti Keraton dan Asta Tinggi (tempat para Raja Sumenep dimakamkan). Ditulisan berikutnya nanti ya aku akan bercerita tentang Pulau Gili Labak, Desa Wisata Sema’an dan Keraton Sumenep.

Jika berbicara tentang traveling, tempat wisata, tentu juga tak lepas dong dengan wisata kulinernya. Ya kan? Nah, di Sumenep ada Soto khas yang mana ada bumbu kacang didalamnya. Ada topat urap (ketupat urap) yang khas dengan sayur Alor dan bumbu kelapa yang dibakar. Ada kue Kroket dan kue Apen yang mirip dengan Serabi.

Topat Urap


















Soto Sumenep














Psstt..lupa foto narsisnya belom di upload :D

You Might Also Like

2 comments

  1. ketjeh nyah ... :D eh btw ciyan tuh masnya yg kena bayangan kamera, ga kliatan :>)

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba dilihat lebih dekat. pasti kelihatan :d

      Hapus